Latar Belakang
Kanker payudara adalah kanker yang paling sering terjadi pada perempuan di seluruh dunia. Di Indonesia, lebih dari 60% pasien datang pada stadium lanjut (Stadium III–IV), dengan angka ketahanan hidup 5 tahun kurang dari 40% — jauh di bawah negara maju yang mencapai lebih dari 85%.
Alat prognosis yang tersedia saat ini — seperti Nottingham Prognostic Index (NPI), PREDICT, atau Oncotype DX — dikembangkan dari populasi negara berpenghasilan tinggi dan memerlukan uji genomik mahal yang tidak tersedia di sebagian besar fasilitas kesehatan Indonesia. Kita membutuhkan alat yang dikembangkan dari data yang relevan, terjangkau, dan dapat digunakan langsung dari hasil patologi standar.
Metode Penelitian
Systematic Review & Meta-Analisis
Penelitian ini melakukan systematic review dan meta-analisis (SRMA) terhadap studi-studi prognostik pada kanker payudara stadium dini. Pencarian dilakukan di lima database ilmiah: PubMed, Embase, Cochrane, Scopus, dan Web of Science, mencakup publikasi tahun 2000–2024.
Teknik Statistik
Koefisien β untuk setiap faktor risiko diperoleh dari logaritma natural pooled Hazard Ratio menggunakan metode DerSimonian-Laird random-effects — teknik yang dirancang untuk menangani heterogenitas antar studi dari berbagai latar belakang geografi dan klinis.
Skor Prognostik Indeks dihitung sebagai:
di mana βᵢ adalah koefisien yang dipooling dari meta-analisis, Xᵢ adalah variabel biner (1 jika faktor hadir, 0 jika tidak), dan S₀ adalah angka ketahanan hidup 5 tahun baseline dari rata-rata tertimbang seluruh kohort yang terinklusi.
Penilaian Risiko Bias
Seluruh 16 studi dinilai menggunakan instrumen QUIPS (Quality in Prognostic Studies) pada 6 domain: partisipasi studi, atrisi studi, pengukuran faktor prognostik, pengukuran outcome, faktor perancu, dan analisis statistik. Sebanyak 14 dari 16 studi dinilai memiliki risiko bias rendah hingga sedang dan termasuk dalam analisis primer.
Cox Prognostic Index BreastRisk
Model BreastRisk menggunakan dua formula yang saling melengkapi: satu untuk Disease-Free Survival (DFS) dan satu untuk Overall Survival (OS). Keduanya diturunkan dari meta-analisis yang sama dan menggunakan variabel yang tersedia dari laporan patologi standar, termasuk panel IHC (ER, PR, HER2, Ki67) untuk penentuan subtipe molekuler.
Formula DFS — Disease-Free Survival
| Faktor | Kriteria | β (DFS) | HR |
|---|---|---|---|
| LVI | Invasi limfovaskular positif | +0,515 | 1,67 |
| Node N1 | 1–3 kelenjar getah bening positif | +0,417 | 1,52 |
| Node N2 | 4–9 kelenjar getah bening positif | +0,861 | 2,37 |
| Node N3 | ≥10 kelenjar getah bening positif | +1,313 | 3,72 |
| T2 | Ukuran tumor 21–50 mm vs T1 (≤20 mm) | +0,351 | 1,42 |
| T3 | Ukuran tumor >50 mm vs T1 | +0,739 | 2,09 |
| T4 | Invasi dinding dada/kulit/inflamasi | +1,042 | 2,84 |
| Usia <40 LMIC | Usia saat diagnosis kurang dari 40 tahun | +0,441 | 1,55 |
| Luminal A Referensi | ER+ HER2− Ki67 <20% | 0,000 | 1,00 |
| Luminal B Subtipe | ER+/HER2− Ki67 ≥20%, atau ER+ HER2+ apapun Ki67-nya | +0,465 | 1,59 |
| HER2-enriched Subtipe | ER− PR− HER2+ | +0,615 | 1,85 |
| TNBC Subtipe | ER− PR− HER2− | +0,530 | 1,70 |
Formula OS — Overall Survival
Model OS memiliki tiga perbedaan utama dari model DFS:
- Grade III dimasukkan sebagai faktor tambahan (β = 0,380; I² = 0%, k = 3)
- Menggunakan ER-negatif (bukan HR-negatif) sesuai studi yang dikontribusikan
- HER2-enriched dikecualikan dari model subtipe OS (k=2, borderline tidak signifikan)
- Subtipe β OS: Luminal B = +0,551 · TNBC = +0,530 · HER2-enr = tidak digunakan
Baseline ketahanan hidup OS lebih tinggi dari DFS: S₀(OS) = 0,890 karena sebagian pasien yang mengalami kekambuhan masih berhasil diselamatkan.
Sistem Stratifikasi Risiko
Setelah menghitung PI, pasien dikelompokkan ke dalam empat kelompok risiko berdasarkan ambang batas yang ditentukan dari prediksi ketahanan hidup 5 tahun. Cutpoint DFS dan OS berbeda karena baseline survival-nya berbeda.
Kelompok Risiko DFS (cutpoint: 0,75 · 1,50 · 2,30)
Kelompok Risiko OS (cutpoint: 0,60 · 1,40 · 2,40)
Studi yang Terinklusi
Berikut adalah 16 studi kohort yang menjadi dasar meta-analisis ini, mencakup 52.000+ pasien dari Asia, Eropa, Amerika, dan Timur Tengah:
- Liu G 2023China · N=14.782 · DFS & OS · LVI, N, T, HR, Ki67, Grade
- Houvenaeghel 2021Prancis · N=17.322 · DFS · LVI, N, T, HR, Grade, Subtipe
- Xue 2012China · N=5.809 · DFS & OS · LVI, N, T, HR, Ki67
- Akrami 2021Iran · N=5.425 · DFS · N, T, Usia, Stadium, Ki67
- Grajales-Alv 2024Meksiko · N=5.264 · DFS & OS · Stadium, LVI
- Lee SJ 2023Korea Selatan · N=4.554 · DFS · N, T, LVI, Subtipe
- Jamshed 2015Pakistan · N=2.829 · DFS & OS · N, T, LVI, HR, Grade
- Viale 2008Multi-nasional · N=2.685 · DFS · N, LVI, Ki67, Grade, Subtipe
- Nishimura 2010Jepang · N=3.652 · DFS · N, T, LVI, ER, Ki67
- Bago-Horvath 2011Austria · N=1.587 · DFS & OS · LVI, Ki67, N
- Inwald 2013Jerman · N=3.658 · DFS & OS · N, T, Grade, Ki67
- Tamimi 2008USA · N=1.945 · OS · LVI, Subtipe, N
- Dinshaw 2005India · N=1.022 · DFS & OS · N, T, Stadium, Usia, HR
- Lee DW 2024Korea Selatan · N=320 · DFS · LVI, Ki67, T, KGB
- Sun L 2018China · N=1.017 · DFS · N, T, LVI, Grade
- Aziz 2008†Pakistan · ROB tinggi — hanya analisis sensitivitas
† Aziz 2008 memiliki risiko bias tinggi di semua domain QUIPS — terinklusi hanya dalam analisis sensitivitas.